{
Apa
penyakit jantung koroner?
Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah salah
satu bentuk penyakit jantung dan pembuluh darah. PJK disebabkan oleh
terganggunya pembuluh jantung (arteri Koronaria) yang menyuplai kebutuhan darah
ke otot.
Gangguan pembuluh darah jantung ini dapat timbul
akibat kekakuan pembuluh darah (arteriasklerosis) penyempitan lubang pembuluh
karena tersumbat oleh gumpalan- gumpalan benda asing, kolesterol ataupun
gelembung udara.
PJK sangat berbahaya karena dapat menimbulkan
kematia mendadak, meski sebenarnya proses terjadinya PJK sangat lama (kronis)
{
Apa gejala
PJK?
Ditandai dengan gejala nyeri dada berupa rasa
sakit / tidak nyaman (seakan akan tertekan, terhimpit, tercekik) didada
kemunculan gejala biasanya berlangsung kurang lebih 10 menit. Lokasi sakit
dimulai dari bagian belakang tulang dada kiri dan dapat berlanjut pada bagian bawah
lengan atas hingga kebahu,leher dan rahang bawah.
{
SFaktor
resiko
Terdapat
2 kategori factor PJK:
1.
faktor resiko
tinggi
a.
Tekana
darah tinggi (Hipertensi)
b.
Kolesterol
darah tinggi
c.
Kebiasaan
merokok
2.
faktor pendukung
a.
Kencing
manis (Diabetes Mellitus)
b.
Kegemukan
(Obesitas)
c.
Pola makan
tidak seimbang
d.
Kurang
aktivitas fisik/ olahraga
e.
Stress
f.
Usia ( kasus meningkat setelah 40 tahun dan semakin
meningkat setelah 50 tahun
g.
Jenis kelamin ( kasus PJK lebih banyak terjadi kepada
pria daripada wanita)
h.
Adanya kelainan anatomi pembuluh darah koroner
i.
Keturunan (Genetik)
{
Siapa
beresiko?
Resiko terserang PJK berbeda pada setiap
individu. Hal ini tergantung pada faktor – faktor resiko yang tercatat oleh masing-
masing individu.
{
Bagaimana
mencegah?
1.
Biasakan ber-gaya hidup sehat dengan:
a.
Makan makanan bervariasi dengan gizi seimbang
b.
Berolahraga secara teratur
c.
Tidak merokok/ minum minuman keras
d.
Mengendalikan stress
2.
Bagi yang memilki resiko PJK disamping anjuran untuk bergaya
hidup sehat juga disarankan:
a.
Makan dalam porsi kecil tetapi dengan frekuensi lebih
sering
b.
Lebih banyak mengkonsumsi sayur dan buah
c.
Membatasi konsumsi garam dapur dan makanan berpengawet
d.
Variasikan makanan dengan bahan yang tinggi kandungan
serat
3.
Bagi penderita PJK, disamping anjuran tersebut diatas:
a.
Berobat secara teratur serta mematuhi pedoman perawatan
dan diet yang disarankan
b.
Hindari makanan tinggi kadar gula, tinggi kadar lemak/
minyak, berbahan daging merah
c.
Pilih bahan makanan dan minuman yang tidak menimbulkan
gas. Misalnya anggur, kol, sawi, lobak,dll
d.
Tidak minum kopi atau teh yang terlalu pekat/ kental.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar